Anjungan Jepara di Puri Maerokoco Semarang
Posted by athieftemplate, on: Selasa, 01 Februari 2011Anjungan Jepara di Puri Maerokoco Semarang dibangun berdasarkan surat Gubernur Kepala Tingkat I Jawa tengah, Nomor : 510.1/32442 tanggal 29 Agustus 1991 yang merupakan sarana informasi dan promosi Kabupaten Jepara tentang produk andalan komoditi non migas yang berupa industri kerajinan dari pariwisata.
Luas Anjungan Jepara di Puri Maerokoco Semarang adalah 890,74 yang terdiri :
1. Bangunan tradisional dengan luas bangunan 63 m2
2. Pradonggo Birowo dengan luas bangunan 9 m2
3. Sclupture palace dengan luas bangunan 9 m2
4. Bangunan serba guna dengan luas bangunan 147 m2
5. Gapura Mantingan dengan luas bangunan 12,75 m2
6. Miniatur air terjun Songgo langit dengan luas 16 m2
7. Toilet service room dengan luas bangunan 227,70 m2
8. Taman dengan luas 373,33 m2
9. Bangunan plaza dengan luas 217 m2
Pembangunan anjungan Jepara di Puri Maerokoco Semarang dimulai pada bulan Juni 1992 dan selesai pada bulan Juli 1993 dengan biaya sebesar Rp 407.887.600,- melalui Inpres 1993/1994.
PENJELASAN ANJUNGAN JEPARA
1. 1. 1.Bangunan bangunan dalam anjungan Jepara terdiri atas :
a. Joglo Jepara
Jenis bangunan ini merupakan bangunan tradisional di daerah Jepara dan sampai saat ini masih banyak dijumpai
Ciri khusus arsitektur bangunan ini adalah :
- Bahan bangunan terbuat dari kayu dengan dinding kayu berukir
- Memiliki 4 buah tiang ditengah bangunan
- Atap dari genting dan khusus kerpus memiliki motif gambar wayang
Adapun konsep falsafah dari bangunan Joglo ini adalah :
- Menghadap ke laut dengan maksud agar berpikiran luas
- Membelakangi gunung dengan maksud agar tidak conggak dan tinggi hati
- Atap berujud pegunungan dengan maksud religious yaitu tuhan diatas dan berkuasa atas segalanya.
- Tiga buah pintu didepan merupakan perwujudan hubungan antara:
-Manusia dengan Tuhan
-Manusia dengan manusia
-Manusai dengan alam
- Tiga wuwungan atap tidak patah tetapi melengkung yang mempunyai maksud sebagai
Perwujudan cara hidup yang luas.
b. Pradonggo Birowo
Bangunan ini merupakan duplikat dari bangunan aslinya yang ada disebelah kiri pendopo Kabupaten Jepara. Fungsi bangunan ini adalah sebagai tempat gamelan yang hanya terdiri atas kendang,kecrek,kempul,dan genjur. Dibunyikan setiap hari senin sehingga gamelan ini oleh orang Jepara disebut GONG SENEN.
c. Sclupture Palace
Bangunan ini merupakan bangunan monumental bagi potensi industry kerajinan di Jepara yaitu dalam bentuk patung orang yang menggambarkan sedang memahat kuda yang maksudnya merupakan syimbol dinamika Jepara sebagai kota ukir.
d. Bangunan Serbaguna
Bangunan ini diadakan untuk kepentingan minampilkan kesenian-kesenian Jepara dalam event-event tertentu yang diprogramkan.
e. Gapura Mantingan
Gapura ini merupakan duplikat gapura kuno yang ada di Desa Mantingan yang merupakan pintu masuk menuju Makam Ratu Kalinyamat dan masjid Kuno Mantingan. Dilihat dari sisi arsitektur diperkirakan gapuro mantingan ini dibangun pada akhir abad XVII yaitu dalam pengertian Bahasa arab ghoruuen yang bermakna agar setiap orang yang datang kekomplek Masjid kuno Mantingan dan makam Ratu kalinyamat agar selalu ingat untuk memohon ampunan pada Tuhan yang maha esa.
f. Miniatur Air Terjun Songgolangit
Bangunan ini merupakan prototip dari sebuah obyek wisata alam yang indah dengan air terjunnya yang berlokasai di desa Bucu Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara.
g. Toilet / service room
Bangunan ini disamping untuk toilet juga berfungsi sebagai gudang .
2. 2.Penjelasan isi dan penggunaan bangunan.
1. Direncanakan bangunan joglo Jepara akan diisi dengan :
a. Duplikat meja kursi RA Kartini
b. Meja marmer kuno
c. Alat tenun tradisional dari torso
d. Lukisan imajinasi Ratu Kalinyamat
e. Lukisan RA Kartini
f. Contoh beberapa hasil industry kerajiana Jepara, Seperti relief, tenun ikat, monel, dan lain-lain
2. Pada waktu tertentu bangunan joglo Jepara ini bersama dengan bangunan serbaguna dapat digunakan pula sebagai Anjang pameran
3. Atraksi KesenianPada event-event tertentu, gedung serbaguna dapat digunakan pula untuk kepentingan atraksi seni khas Jepara antara lain : emprak, kentrung, ketoprak,dll

PULAU PANJANG
Posted by athieftemplate, on: Senin, 05 Juli 2010Pulau Panjang dikelilingi laut dangkal dengan dasar terumbu karang sehingga pantainya berpasir putih. Air laut di sebelah selatan dan barat cukup jernih dan tidak berarus, sehingga cocok untuk mandi laut, snorkeling, dan bermain
Di sepanjang pantai terdapat pohon peneduh dengan akarnya yang menjurai ke laut sangat indah untuk dinikmati. Ditambah dengan suasananya yang tenang cukup menyejukkan hati setiap pengunjung.
Bagian tengah pulau merupakan struktur hutan tropis dengan pohon-pohon besar dan tinggi menjulang diselingi perdu dan semak dijadikan tempat bagi burung laut bermalam dan berkembang biak. Pepohonan yang mendominasi adalah : randu, asem jawa, dadap, bahkan di sebelah timur banyak pohon pinus yang umurnya ratusan tahun.
Makam Syeikh Abu Bakar seorang tokoh ulama Jepara terdapat di sebelah barat pulau. Tempat ini dilengkapi dengan pendopo, masjid, sarana MCK, cafeteria, bahkan ada air barokah yang dipercaya sebagian orang dapat memberikan manfaat, baik kesehatan maupun keselamatan. Setiap tahun sekurang-kurangnya 4 kali diadakan peringatan (khoul) sehingga pada waktu-waktu tersebut Pulau Panjang dipenuhi para peziarah dan puncak peringatan diadakan bulan Syuro (Muharam).
Mari kita kunjungi Pulau Panjang,
Nikmati panorama alamnya,
Lestarikan habitat yang ada di dalamnya…….
PENGUNJUNG
Senin s/d Jum'at :
Anak :Rp 1.500,-
Dewasa :Rp 2.500,-
Sabtu s/d Minggu&Hari libur :
Anak :Rp 2.000,-
Dewasa :Rp 3.000,-
Tiket Perahu Wisata :
Perahu Sapta Pesona dari Dermaga Pantai Kartini Rp. 12.000,-, pengunjung dapat beraktivitas di Pulau Panjang selama 1 hari.
Perahu Wisata Bahari dari Dermaga Pantai Bandengan Rp. 10.000,-, pengunjung diberi waktu beraktivitas di Pulau Panjang selama 1 jam.
Perahu nelayan dari Pantai Prawean carter (sewa borongan) Rp. 100.000,- s/d Rp. 200.000,-

PANTAI KARTINI
Posted by athieftemplate, on: Minggu, 04 Juli 2010
Kawasan dengan luas lahan 3,5 ha ini merupakan kawasan yang strategis, karena sebagai jalur transportasi laut menuju obyek wisata Taman laut Nasional Karimunjawa dan Pulau Panjang. Sekarang juga sudah tersedia sarana transportasi ke Karimunjawa dari dermaga Pantai Kartini yaitu KMP. MURIA (waktu tempuh 6 jam) dan Kapal Cepat KARTINI I (waktu tempuh 2,5 jam).
Selain itu Pantai Kartini tidak bisa lepas dari suatu event tradisional yang disebut “LOMBAN”. Event ini merupakan event budaya milik masyarakat Kabupaten Jepara yang berlangsung selama 1 hari tepatnya pada tanggal 8 Syawal atau seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri.
Sebetulnya nama obyek wisata Pantai Kartini lebih dikenal dengan sebutan “PEMANDIAN” pikiran mereka langsung tertuju pada satu maksud yaitu Pantai Kartini, bukan obyek wisata yang lain. Istilah “PEMANDIAN” berasal dari kata “MANDI” yang mengandung pengertian “tempat untuk mandi”.
Pemakaian kata tersebut kiranya pantas, karena di kawasan obyek wisata Pantai Kartini terdapat sebuah tempat khusus untuk mandi bagi pengunjung pada saat sedang berkunjung. Tempat tersebut memang cocok untuk mandi karena airnya sangat jernih dan lokasi pantainya bersih juga letaknya agak jauh dari keramaian pengunjung.
Letak tempat tersebut tepatnya berada di bagian pantai yang paling barat dan oleh masyarakat dikenal dengan sebutan “PONCOL”. Biasanya para pengunjung melakukan mandi di tempat ini pada waktu fajar dan sore menjelang senja sekaligus menyaksikan keindahan sunset. Sampai sekarang lokasi ini masih tetap digunakan untuk mandi para penderita sakit kulit gatal-gatal, & rematik dengan harapan sakitnya segera sembuh.
Sementara itu diriwayatkan bahwa komplek Pantai Kartini dulu merupakan sebuah pulau yang banyak ditumbuhi rerimbunan tanaman kelor, sehingga pulau tersebut terkenal dengan sebutan Pulau KELOR. Saat itu pulau Kelor masih terpisah dengan daratan di Jepara.
Oleh karena proses sedimentas, maka lama kelamaan antara pulau-pulau tersebut bersatu. Pulau Kelor dulu didiami oleh seorang Melayu bernama Encik Lanang atas jasanya dalam membantu Belanda dalam perang Bali.

Di pantai ini pula RA Kartini pada masa kecilnya sering bermain-main dan bercanda ria bersama-sama saudaranya. Akhirnya sebagai ungkapan penghargaan dan untuk mengingat kebesaran perjuangan RA Kartini maka pantai tersebut dinamakan “PANTAI KARTINI”.

STATISTIK KUNJUNGAN WISATAWAN
Posted by athieftemplate, on: Minggu, 22 Februari 2009LAPORAN PENGUNJUNG DI OBYEK WISATA KABUPATEN JEPARA
TAHUN 2009
| NO | OBYEK WISATA | JUMLAH PEMGUNJUNG (ORANG ) | ||
| WISNUS | WISMAN | JUMLAH | ||
| 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 | Museum RA Kartini Makam &Masjid Mantingan Pantai kartini Pantai Turta Samudra Bandengan Kepulauan Karimunjawa Benteng portugis Pualau panjang Sonder Kalinyamat Air terjun Songgolangit Ari-ari RA Kartini | 9.749 373.953 233.282 202.515 12.812 27.999 10.374 147.861 11.181 2.990 | 103 - 404 1.122 879 46 155 - 6 - | 9.853 373.953 233.686 203.637 13.691 28.045 10.529 147.861 11.187 2.990 |
| | JUMLAH | 1.032.716 | 2.751 | 1.035.431 |
DATA PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISATAWAN DIKABUPATEN JEPARA
TAHUN 2005 S/D 2009 (LIMA TAHUN TERAKHIR )
| NO | TAHUN | PENGUNJUNG | KENAIKAN/ PENURUNAN (%) |
| 1 | 2005 | 618.112 | 0,00 % |
| 2 | 2006 | 873.984 | 41,40 % |
| 3 | 2007 | 884.650 | 1,22 % |
| 4 | 2008 | 1.015.305 | 14,77% |
| 5 | 2009 | 1.035.431 | 1,98 % |
PERKEMBANGAN JUMLAH SARANA & PRASARANA PARIWISATA
DIKABUPATEN JEPARA
| NO | URAIAN | SAT | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 | 2009 |
| 1 2 3 4 5 6 | Biro perjalanan (tour&travel) Hotel Berbintang Hotel non bintang (melati, Losmen,resort,homestay) Rumah makan/kafe/kedai Angkutan Pariwisata -Kapal pesiar -Perahu Wisata -Bus pariwisata -lainnya(kapal kaca) Tenaga kerja yang terserap -Biro perjalanan (T&T) -Hotel Berbintang -Hotel non bintang -Rumah makan/Cafe/kedai -Kapal pesiar -Perahu Wisata -Bus Pariwisata -Lainnya (kapal Kaca) | Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Orang Orang Orang Orang Orang Orang Orang Orang | 7 2 12 13 0 40 39 1 15 0 0 0 0 0 0 2 | 7 2 12 13 0 40 39 1 35 0 0 0 0 0 0 2 | 9 2 46 13 0 40 39 1 35 122 162 0 0 40 78 2 | 8 2 33 18 0 40 39 1 36 122 162 72 0 40 78 2 | 13 2 33 42 0 40 39 1 45 122 162 138 0 40 78 2 |
PERKEMBANGAN JUMLAH KAMAR HOTEL
DIKABUPATEN JEPARA
| NO | URAIAN | SATUAN | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 | 2009 |
| 1 2 3 4 | HOTEL BINTANG *** HOTEL BINTANG * HOTEL MELATI,RESORT, LOSMEN PONDOK WISATA /HOMESTAY | BUAH BUAH BUAH BUAH | 130 140 225 84 | 130 140 225 120 | 130 140 225 12 | 80 63 264 114 | 80 63 264 114 |
| | JUMLAH | BUAH | 579 | 615 | 615 | 114 | 521 |
DATA TAMU HOTEL
TAHUN 2009
| NO | URAIAN | WISNUS ( ORANG ) | WISMAN ( ORANG ) | JUMLAH ( ORANG ) |
| 1 2 | HOTEL BINTANG HOTEL MELATI | 10.695 14,268 | 3.199 1.337 | 13.894 15.605 |
| PERKEMBANGAN OBYEK WISATA | |||||||
| DI KABUPATEN JEPARA | |||||||
| NO. | URAIAN | SATUAN | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 | 2009 |
| | | | | | | | |
| | | | | | | | |
| 1. | Jumlah Obyek Wisata | | | | | | |
| | a. Museum RA Kartini | Buah | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 |
| | b. Ari-ari RA Kartini | Buah | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 |
| | c. Makam | Buah | 2 | 2 | 2 | 1 | 1 |
| | d. Pantai | Buah | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 |
| | e. Pemandian | Buah | 1 | 1 | 1 | 0 | 0 |
| | f. Taman Nasional Karimunjawa | Buah | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 |
| | g. Bumi Perkemahan | Buah | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 |
| | h. Wana Wisata | Buah | 1 | 1 | 1 | 0 | 0 |
| | i. Benteng | Buah | 1 | 1 | 1 | 2 | 2 |
| | j. Pulau Panjang | Buah | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 |
| | k. Sonder Kalinyamat | Buah | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 |
| | l. Air Terjun Songgolangit | Buah | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 |
| | | | | | | | |
| 2. | Jumlah Pengunjung | | | | | | |
| | a. Museum RA Kartini | Orang | 7.880 | 12.111 | 12.700 | 13.725 | 9.852 |
| | b. Ari-ari RA Kartini | Orang | 231 | 826 | 764 | 765 | 2.990 |
| | c. Makam & Masjid Mantingan | Orang | 372.103 | 376.146 | 378.150 | 480.252 | 373.953 |
| | d. Pantai Kartini | Orang | 78.285 | 236.264 | 237.200 | 211.970 | 233.686 |
| | e. Pantai Bandengan | Orang | 61.657 | 102.377 | 103.457 | 110.924 | 203.637 |
| | f. Taman Nasional Karimunjawa | Orang | 12.507 | 12.795 | 11.125 | 14.528 | 17.680 |
| | g. Benteng Portugis | Orang | 8.057 | 24.633 | 29.525 | 31.058 | 28.045 |
| | h. Pulau Panjang | Orang | 3.910 | 9.150 | 9.414 | 11.289 | 10.529 |
| | i. Sonder Kalinyamat | Orang | 76.860 | 103.866 | 103.100 | 139.210 | 147.861 |
| | j. Air Terjun Songgolangit | Orang | 977 | 2.662 | 2.910 | 6.126 | 11.187 |
| | | | | | | | |
| 3. | Luas Areal Wisata | | | | | | |
| | a. Museum RA Kartini | M2 | 521 | 521 | 521 | 521 | 521 |
| | b. Makam & Masjid Mantingan | M2 | 2.300 | 2.300 | 2.300 | 2.300 | 2.300 |
| | c. Pantai Kartini | M2 | 36.420 | 36.420 | 36.420 | 37.820 | 39.220 |
| | d. Pantai Bandengan | M2 | 166.045 | 166.045 | 166.045 | 166.445 | 166.445 |
| | e. Taman Nasional Karimunjawa | Hektar | 111.625 | 111.625 | 111.625 | 111.625 | 111.625 |
| | f. Bumi Perkemahan | Hektar | 4.50 | 4.50 | 4.50 | 4.50 | 4.50 |
| | g. Benteng Portugis | Hektar | 7.4440 | 7.4440 | 7.4440 | 7.1998 | 7.1998 |
| | h. Pulau Panjang | Hektar | 0 | 0 | 0 | 19.20 | 19.20 |
| | i. Air Terjun Songgolangit | Hektar | 1.50 | 1.50 | 1.50 | 1.511 | 1.511 |
| | j. Pendopo Kabupaten | M2 | 17.100 | 17.100 | 17.100 | 1.700 | 1.700 |
| | k. Goa Tritip | M2 | 636.690 | 636.690 | 636.690 | 6.339 | 6.339 |
| | l. Sonder Kalinyamat | M2 | 0 | 0 | 0 | 7.360 | 7.360 |
| | m. Ari-ari RA Kartini | M2 | 0 | 0 | 0 | 178 | 178 |
| | | | | | | | |










