Tampilkan postingan dengan label tarian. Tampilkan semua postingan

Tari Kridhajati

Posted by athieftemplate, on: Rabu, 15 April 2009
Tari Kridhajati adalah sebuah tarian tradisional yang menjadi tari JATI DIRI masyarakat Jepara. Tarian ini dicipta dan dikemas atas petunjuk Bapak Bupati Jepara Drs. Hendro Martojo, MM. Tarian ini menggambarkan masyarakat Jepara yang Adiluhung dalam berkarya seni yang menitikberatkan karya nyata, berkarya seni ukir yang ditampilkan dalam bentuk cerminan atau ungkapan jiwa yang estetis, penuh dinamika, gembira dan penuh semangat dalam berkarya.

Tarian Kridhajati ini ditarikan dalam bentuk figurasi huruf : Hari Jadi Jepara dan dipentaskan setelah upacara hari jadi Jepara.

tag

EMPRAK

Posted by athieftemplate, on: Rabu, 26 November 2008




Emprak adalah :

Jenis kesenian tradisional yang tumbuh dan berakar di masyarakat yang merupakan perpaduan dari music ,gerak (tari ),dan peran (lakon) dengan mengangkat sebuah tema berupa cerita tentang kehidupan dengan maksud memberikan pesan moral kepada masyarakat,

I.Emprak pada jaman dulu :

  • Jumlah pemain 9-15 orang semuanya laki-laki

  • Bila ada peran wanita,maka sebagian pemain berdadan ala wanita
  • Alat music (instrument) pengiring berupa terbang (rebana) besar ,terbang kecil, dan kentongan
  • Pakaian (kostum ) pemain :kaos ,sarung ,dan koplak (topi ) bayi
  • Rias wajah :ala kadarnya yang penting mennunjukkan kesan lucu / kocak
  • Waktu pementasan malam hari dengan durasi semalam suntuk
  • Tempat pentas di antai dengan gelaran tikar (lesehan )

II.Emprak di masa sekarang :

  • Jumlah pemain minimal 5 orang & maksimal tidak terbatas terdiri perempuan dan laki-laki
  • Laki-laki yang berdandan ala wanita terkadang masih ada ( tergantung permintaan )
  • Alat music (instrument) pengiring berupa terbang (rebana) besar ,terbang kecil, dan kentongan ditambah alat musik modern seperti orgen, gitar, dan suling
  • Pakaian (kostum ) pemain :Rompi, dan celana panjang/sarung
  • Rias wajah :cenderung bagus tapi tetap mennunjukkan kesan lucu / kocak
  • Waktu pementasan malam hari dengan durasi semalam suntuk atau disesuaikan dengan permintaan (1-2 jam)
  • Tempat pentas di lantai atau dipanggung

III. Tema Cerita

Tema diambil dari kejadian di masyarakat,seperti : kawin lari,kawin paksa, perselisihan rumah tangga, dllyang diakhiri dengan pesan-pesan dan hikmah dari cerita yang dipentaskan. Dalam menyuguhkan suatu cerita juga diselingi dengan lawak/banyolan, tuntunan-tuntunan, penerangan (tentang pertaniaan ,agama, norma, politik, dll )

IV. Pola permainan

  • Musik pembuka
  • Tarian khas emprak
  • Lawak /banyolan
  • Lagu-lagu
  • Cerita
  • Penutup

V. Kelompok yang masih Exis

Saat ini diJepara terdapat 5(lima)kelompok Emprak yang masih eksis dan aktif yang terdapat di kecamatan Mlonggo,kecamatan Bangsri, dan kecamatan Keling gengan mayoritas pemainnya berusia tua

VI.Pentas diluar wilayah Jepara :

Mengikuti festival kesenian, mengisi acara televisi (TVRI Semarang ), PRPP, Maerokoco,TMII, dll



tag